8 Jenis Jagung Hibrida Terbaik & Paling Banyak Ditanam (Panen Melimpah!)

Jagung hibrida merupakan varietas unggulan hasil persilangan dua atau lebih galur jagung yang memiliki sifat-sifat unggul. Pemilihan bibit jagung hibrida yang tepat sangat menentukan produktivitas panen, ketahanan terhadap hama/penyakit, serta ketahanan di cuaca ekstrem. 8 Jenis Jagung Hibrida Terbaik & Paling Banyak Ditanam (Panen Melimpah!)

Baca juga: Cara Tingkatkan Produktivitas Jagung Manis 78% & Hemat Pupuk

Bagi Anda yang ingin mengoptimalkan hasil pertanian, berikut adalah 8 jenis jagung hibrida terbaik dan paling populer ditanam di Indonesia lengkap dengan spesifikasinya.

Ringkasan Perbandingan Bibit Jagung Hibrida Unggul

Nama VarietasPotensi Hasil PanenMasa Panen (HST)Keunggulan Utama
Pioneer P32 Singa12 – 13.5 Ton/Ha105 – 110 HariTahan kekeringan & busuk tongkol
BISI 1812 – 12.8 Ton/Ha100 – 105 HariTongkol besar & rendemen biji tinggi
NK 212 (Nusantara)10 – 11.5 Ton/Ha100 – 105 HariTahan penyakit buluk & akar kuat
Pertiwi 39 – 11 Ton/Ha100 – 105 HariBatang kokoh & tahan penyakit hawar daun
Dekalb DKC 65-8711 – 12.5 Ton/Ha105 – 110 HariAdaptasi baik di dataran rendah & kering
Bima 20 URI10 – 12 Ton/Ha95 – 100 HariVarietas balitbang, tahan rebah
NK 6172 Perkasa10 – 12 Ton/Ha100 – 105 HariTahan serangan penyakit bulai
ADV JAGO PAC 78911 – 13 Ton/Ha105 – 110 HariPerakaran cakar ayam (sangat tahan angin)

1. Pioneer P32 Singa

Bibit keluaran Corteva/Pioneer ini menjadi salah satu varietas jagung hibrida paling favorit di Indonesia.

  • Potensi Hasil: Hingga 13,5 Ton/Hektar.
  • Keunggulan: Memiliki daya adaptasi sangat tinggi di lahan kering maupun dataran tinggi. Biji berwarna merah jingga cerah yang sangat diminati pabrik pakan ternak.
  • Ketahanan: Tahan terhadap penyakit busuk tongkol dan serangan busuk batang.

2. BISI 18 (Cap Kapal Terbang)

Diproduksi oleh PT Bisi International Tbk, varietas ini dikenal sangat stabil di berbagai kondisi lahan.

  • Potensi Hasil: 12 – 12,8 Ton/Hektar.
  • Keunggulan: Rendemen biji tinggi dengan tongkol yang terisi penuh hingga ujung (full tip filling).
  • Masa Panen: Sekitar 100 – 105 Hari Setelah Tanam (HST).

3. NK 212 (Syngenta / Nusantara)

NK 212 atau sering dikenal dengan “NK Nusantara” sangat populer di kalangan petani Sumatera, Jawa, dan Sulawesi.

  • Potensi Hasil: 10 – 11,5 Ton/Hektar.
  • Keunggulan: Warna biji merah mengkilap, kadar air saat panen relatif rendah, serta penutupan klobot sangat rapat sehingga tidak mudah membusuk saat musim hujan.

4. Pertiwi 3

Merupakan salah satu benih lokal berkualitas dari PT Seed Indonesia yang fleksibel ditanam di berbagai musim.

  • Potensi Hasil: 9 – 11 Ton/Hektar.
  • Keunggulan: Batang tanaman sangat tebal dan kokoh, mengurangi risiko tanaman rebah terkena angin kencang.
  • Karakteristik: Biji berwarna jingga keemasan dan klobot menutup rapat.

5. Dekalb DKC 65-87

Varietas jagung hibrida unggul besutan Bayer yang efisien dalam penyerapan pupuk.

  • Potensi Hasil: Hingga 12,5 Ton/Hektar.
  • Keunggulan: Tongkol ganda (double ear) pada kondisi hara optimal dan perakaran sangat dalam sehingga lebih tahan terhadap musim kemarau.

6. Bima 20 URI

Varietas jagung hibrida rakitan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementan RI.

  • Potensi Hasil: 10 – 12 Ton/Hektar.
  • Keunggulan: Harga benih bersahabat, ketahanan tinggi terhadap penyakit bulai (Peronosclerospora maydis), dan usia panen lebih genjah (cepat).

7. NK 6172 Perkasa

Satu lagi benih unggulan dari Syngenta yang dirancang khusus untuk menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

  • Potensi Hasil: 10 – 12 Ton/Hektar.
  • Keunggulan: Memiliki vigor tanaman yang sangat kuat dan perakaran dalam. Sangat direkomendasikan untuk daerah iklim tropis basah maupun kering.

8. ADV JAGO PAC 789

Varietas dari Advanta Seeds yang terkenal dengan kekuatan sistem perakarannya.

  • Potensi Hasil: 11 – 13 Ton/Hektar.
  • Keunggulan: Menggunakan sistem “akar cakar ayam” yang membuat tanaman berdiri tegak meski terhempas angin kencang. Toleran terhadap kekeringan.

Panduan Memilih Bibit Jagung Hibrida Sesuai Lahan

Untuk memperoleh hasil panen maksimal, perhatikan poin berikut sebelum membeli benih:

  1. Musim Tanam: Pilih varietas tahan penyakit bulai jika menanam di musim hujan, dan pilih varietas perakaran dalam jika menanam di musim kemarau.
  2. Target Pasar: Pabrik pakan biasanya menyukai jagung dengan warna merah orange dengan tingkat kadar air rendah (seperti NK 212 atau Pioneer).
  3. Ketersediaan Air Lahan: Untuk lahan tadah hujan, jagung dengan ketahanan kekeringan seperti Dekalb atau Pioneer P32 adalah pilihan utama.

Kesimpulan

Setiap jenis jagung hibrida terbaik memiliki keunggulan tersendiri baik dari segi potensi hasil, ketahanan hama, maupun adaptasi lingkungan. Menyesuaikan karakteristik benih dengan kondisi lahan Anda adalah kunci utama sukses budidaya jagung. 8 Jenis Jagung Hibrida Terbaik & Paling Banyak Ditanam (Panen Melimpah!)