10 Data Inflasi Komoditas Pangan Nasional Tahun 2023
Inflasi dan Deflasi Harga Komoditas Pangan Tahun 2023. Inflasi dan Deflasi harga komoditas pangan di Indonesia di sebaban oleh beberapa faktor seperti Kekurangan pasokan, Meningkatnya kebutuhan, Gagal panen dan Kebijakan pasar yang kurang tepat.
Indonesia sebagai negara dengan praktik keyakainan dan adat sering kali mempengarhi besarnya permintaan. Perayaan agama Islam ataupun hindu dengan tradisi di dalalmnya, festival, perayaan tahun baru dan sebagainya sering sekali memberi pengaruh pada pasokan komoditas.
Gagal Panen karena kekeringan atau banjir juga sering terjadi di beberapa wilayah pertanian utama adalah faktor yan tidak terelakkan. Regulasi pasar antara produsen atau petani dengan pasar seringkali berjalan lambat bisa karena adanya pihak ke-3 yang memonopoli harga.
Terakhir adalah kebijakan pemerintah, meski jarang terjadi, beberapa tahun terahir seringkali terjadi benturan antara petani lokal dengan kebijakan impor komoditas. Hal itu membuat proses produksi menjadi alot. Kasus paling tidak masuk akal adalah kelangkaan minyak goreng di negara dengan penghasil minyak nabati terbesar di dunia.
Inflasi dan Deflasi Harga Beras Nasional
Berikut data 8 komoditas utama Nasional pada bulan Januari 2023
1. Beras
Berikut data inflasi dan deflasi harga beras di Indonesia, rata-rata beberapa jenis dan kualitas dan daari beberapa segmen pasar.
Baca juga: Harga beras di pulau jawa saat ini
2. Daging Sapi
3. Daging Ayam
Nusa Tenggara Barat 0.74%, Jambi 0.54%, Jawa Tengah 0.44%, Jawa Barat 0.14%
4. Telur Ayam
5. Bawang putih
Berikut Inflasi dan deflasi harga bawaang putih Nasional di beberapa segmen pasar.
Bali -8.89%, Kalimantan Timur 5.08%, Kepulauan Bangka Belitung 4.35%, Jawa Timur 3.28%, Kalimantan Barat 2.63%, Sumatera Barat 0.82%.
6. Bawang Merah
7. Cabai Rawit
Jambi 0.1%.




